Benarkah Desa ini Sudah Sebulan di Rembang Ini Diterjang Abrasi

Benarkah Desa ini Sudah Sebulan di Rembang Ini Diterjang Abrasi

Benarkah Desa ini Sudah Sebulan di Rembang Ini Diterjang Abrasi
Benarkah Desa ini Sudah Sebulan di Rembang Ini Diterjang Abrasi
Bukuartikel - Halo semua ada berita baru yang terdengar akhir - akhir ini. Terdengar kabar bahwa ada sebuah desa di Rembang yang sebulan diterjang oleh abrasi. Sebelumnya kamu sudah tau belum apa itu abrasi, jika belum tau tidak papa saya akan menjelaskannya.

Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipacu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya abrasi adalah dengan penanaman hutan mangrove.

Abrasi biasanya disebabkan oleh naiknya permukaan air laut diseluruh dunia karena mencairnya lapisan es di daerah kutub bumi. Mencairnya lapisan es ini merupakan dampak dari pemanasan global yang terjadi belakangan ini. Seperti yang kita ketahui,pemanasan global terjadi karena gas-gas CO2 yang berasal dari asap pabrik maupun dari gas buangan kendaraan bermotor menghalangi keluarnya gelombang panas dari matahari yang dipantulkan oleh bumi, sehingga panas tersebut akan tetap terperangkap di dalam atmosfer bumi dan mengakibatkan suhu di permukaan bumi meningkat. Suhu di kutub juga akan meningkat dan membuat es di kutub mencair, air lelehan es itu mengakibatkan permukaan air di seluruh dunia akan mengalami peningkatan dan akan menggerus daerah yang permukaannya rendah. Hal ini menunjukkan bahwa terjadinya abrasi sangat erat kaitannya dengan pencemaran lingkungan.

Dan abrasi yang terjadi di desa Rembang ini mengakibatkan sejumlah fasilitas umum di Desa Karanglincak Kecamatan Kragan, Rembang rusak parah akibat bencana abrasi. Mulai dari rabat beton, tebing pantai, warung makan, tanggul musala, dan lima unit pos nelayan kini kondisinya memprihatinkan.

Kepala Desa Karanglincak, Basri menyebutkan, abrasi menerjang secara perlahan sejak bulan Januari kemarin. Jika dinominalkan, kerugian yang dialami Desa akibat abrasi tersebut mencapai Rp 401 juta.

"Seperti rabat beton kira-kira kerugian mencapai Rp 152 juta, tebing pantai yang paling parah ditaksir senilai Rp 199 juta, warung makan milik warga ada yang rusak juga kira-kira Rp 10 juta, tanggul musala kondisinya juga memprihatinkan jika tak segera ditangani bisa ambrol bangunannya, juga pos nelayan ada 5 unit yang rusak parah kira-kira ruginya Rp 30 juta," jelasnya saat ditemui, Rabu (28/2/18).

Ia mengakui, terjangan ombak tinggi yang menyebabkan abrasi seringkali terjadi saat dini hari menjelang fajar. Hingga saat ini, warga bergotong royong untuk meminimalisir abrasi tersebut dengan cara memasang karung berisikan pasir dan kerikil untuk memecah ombak. 

Sementara Bupati Rembang Abdul Hafidz yang mengunjungi lokasi kejadian memastikan, Pemerintah Kabupaten akan segera turun tangan mengatasi masalah tersebut. Pihaknya mengaku akan menganggarkan sekitar Rp 10 Miliar dana untuk 4 Desa di Kecamatan Kragan yang terdampak paling parah.

"Abrasi ini harus kita tangani serius, kalau setengah-setengah anggaran Rp 200 juta, Rp 300 juta itu bablas kena ombak. Kami ingin menangani serius dengan anggaran besar dan konsultan handal," tuturnya kepada wartawan.

Ia memprediksi, penggarapan baru bisa dilaksanakan mulai tahun 2019 mendatang. Tahun ini, pihaknya akan fokus untuk menggarap perencanaan terlebih dahulu. Sementara, ia menganjurkan pihak terkait bersama warga membangun penghalang ombak dari bambu.

"Ini kerusakannya kan panjang, tapi kalau mau menangani semuanya nggak kuat, harus bertahap. Untuk penanganan sementara memakai bambu itupun tidak akan bertahan lama," pungkasnya.

Abrasi ini bisa dapat dicegah dengan selalu menjaga lingkungan, tidak membuang sambah sembarangan. Pesan dari saya jagalah kebersihan untuk masa depan, karena kebersihan adalah sebagian dari iman.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Benarkah Desa ini Sudah Sebulan di Rembang Ini Diterjang Abrasi"

Post a Comment

Tambahkan komentar anda dibawah ini.